<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2289">
<titleInfo>
<title>efektivitas tata letak sea chest terhadap pendinginan motor induk kapal patroli DKP 42 meter</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ir. Bimo Darmadi, M.AP.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yusar Reza Irawan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xii, 53 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Kotak  laut  (sea  chest)  merupakan  komponen  penunjang  untuk  kapal  yang  sangat mutlak diperlukan karena dari sea chest ini semua kebutuhan air laut yang diperlukan oleh kapal  dapat  terpenuhi. Kapal patroli cenderung memiliki kecepatan yang tinggi sehingga  dapat mengalami lifting pada saat beroperasi dan dapat menyebabkan panas berlebih (overheating) pada motor induk akibat  sea chest  tidak dapat menghasilkan debit air  yang optimal. Oleh karena itu peletakan  sea chest  pada kapal menjadi hal utama  yang harus  diperhatikan.  Tujuan yang ingin di capai adalah dapat mengetahui posisi  peletakan  sea  chest  yang  paling  efektif  untuk  dipasang  pada  kapal.  Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan pemodelan dengan bantuan  software cad  design  dan  computational  fluid  dynamic.  Dari  metode  penelitian  tersebut, simulasi  dilakukan dengan menggunakan 3 model yaitu model 1 peletakan  sea chest pada dasar kapal, model 2 peletakan  sea chest  pada ketinggian 200 mm di  atas dasar kapal, dan model 3 peletakan  sea chest  pada ketinggian 400mm di  atas dasar kapal. Dari ke 3 model peletakan sea chest  di tempatkan pada frame  18,  26 dan 34. Dari ke 3 model tersebut diperoleh hasil debit sebesar 65,649 m³/h pada model 1, 65,928 m³/h pada model 2, dan 66,465 m³/h pada model 3. Sehingga  diperoleh posisi peletakan sea chest  paling efektif yaitu pada model 3  frame  34 dengan ketinggian 400 mm di atas dasar kapal dengan debit yang dihasilkan sebesar = 66,465 m³/h .</note>
<subject authority=""><topic>CFD ( Computational Fluid Dynamic )</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Kapal Patroli</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Sea chest</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>622.18.13 Yus e</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0200352018</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>622.18.13 Yus e</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2289</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-03-12 13:51:31</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-03-12 13:53:19</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>